P H P
( patah - hancur - pasrah )
Patah,
Aku berusaha menerima
Ketika jawaban atas rasaku ku isyarakatkan kata " Tidak "
Seketika aku merasa,
Bahwa mungkin ini memang belum saatnya
Dan aku kembali mencoba
Untuk menyeimbangkan rasa agar tidak menjadi luka
.
Hancur,
Kadang tanpa sadar aku mulai berangan
Sampai akhirnya telah tumbuh banyak harapan
Lalu seketika keadaan menyadarkan,
Bahwa kenyataan tak memberiku jalan
Yaa, itu benar
Pelan" keadaan membuatku sadar
Bahwa menyukai diam" tidaklah menyenangkan
Terlebih lagi saat luka kembali
Mengingat tentang pahitnya rasa yg bertepuk sebelah tangan
Tidakkah itu menjadikan sesak yg cukup mendalam?
.
Lalu??
Pasrah,
Hanya itu jalan terakhirnya
Saat hati harus dipaksa untuk menerima dan mencoba mengikhlaskan rasa
Tidakkah sadar jika aku sudah terlalu jauh melangkah pada arah yg salah?
Dan kini tuhan memintaku untuk berhenti
Kembali berjalan pada arah yg seharusnya ku ikuti
.
Sekali lagi,
Harus ku ikhlaskan rasa
Ku yakinkan hati, jika segala cerita telah terangkai indah dalam skenarionya
Ada banyak hikmah yg tersirat dibalik tiap kisah
Dan suatu hari nanti, jika kita berusaha ta'at pada ajaran-Nya
Segala hal akan berakhir dgn bahagia..