Kamis, 31 Agustus 2017

Aku memilih mengenang mu..

Aku memilih mencintaimu dalam diam.. 

Karena disana | aku tidak menerima penolakan.. 

Aku memilih menyayangi mu dalam kesendirian.. 
Karena kesendirian tidak mengharuskan ku berjuang berulang kali.. 

Aku lebih memilih angin yang menyampaikan rindu ku.. 
Agar kamu bisa merasakan desaunya setiap hari.. 

Aku memilih menggenggam mu di dalam mimpi.. 
Karena di mimpi | tidak kata akhir

Beruntuhlah kamu.. 
Jika dicintai oleh orang yang suka menulis seperti ku.. 
Karena kemanapun kamu pergi.. 
Namamu.. 
Dan semua tentangmu.. Akan abadi didalam
Sajak ku... 

Dia ditakdirkan untukmu..

     Memang seharusnya..
Sejak dulu bahkan sejak ribuan tahun lalu,
Namamu dan Namaku,
Tidak pernah tertulis di halaman yang sama,
Tidak pernah berada di tempat yang sama,
Bahkan tidak pernah ada nama kita berdua dimanapun..
.
    Nama dialah yang seharusnya,
Seharusnya ada bersama namamu,
Nama yang sudah di takdirkan,
Nama yang sudah di jodoh kan,
Nama yang akan bersama selamanya.
Dan nama yang tak akan pernah hilang.
.
    Mengapa??
Karena dia ditakdirkan untukmu,
Dan... Merelakan adalah hal yang paling tepat,
Mengikhlaskanmu adalah kewajibanku,
Mengikhlaskanmu sampai tidak ada lagi  rasa sakit yang hadir melihatmu bersamanya... 

Mereka Membunuh Mentalku dengan Ucapan Mereka

Mereka membunuh mentalku, Dengan kata-kata yang menusuk, Ucapan pedih yang menghancurkan, Meninggalkan luka yang dalam,   Setiap kata, seper...