Senin, 20 Juni 2022

TERIMA KASIH SUDAH MAU BERDAMAI DENGAN AIB-KU

 


Seseorang berkata :

"keburukanku sudah telah kamu ketahui, Kesalahanku telah Tertandai, Dan Sikapku tak meng-enak-kan hati."

Beginilah aku manusia lemah yang sampai saat ini sedang berjuang menuju perbaikan.

Aku yang lemah ini, terus mencoba berkompetisi melawan Ego dan Nafsu yang dapat mencelakakan diriku.

Untukmu yang telah mengetahui aibku.

Terima Kasih ya, sudah menjaga privasi ini.

Kamu memilih menutup rapat mulutmu untuk tak diberitahu aibku pada siapapun.

Kamu yang memilih diam dalam rangka "Menjagaku"

Dan Terima Kasih telah menasehatiku secara diam-diam serta penuh hikmah.

Aku yang lemah ini butuh rangkulan dan ajakan dalam menjaga iman.

Bukan cercaan yang membuat aku semakin terpukul dan menimbulkan sesak yak tak terdefinisikan.

Terima kasih sudah berprasangka baik kepadaku. 

Terima kasih telah menjaga "Nama-ku"

Terima kasih sudah mau berdamai dengan aib-ku. 


Semoga....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mereka Membunuh Mentalku dengan Ucapan Mereka

Mereka membunuh mentalku, Dengan kata-kata yang menusuk, Ucapan pedih yang menghancurkan, Meninggalkan luka yang dalam,   Setiap kata, seper...